Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati Epilepsi Bayi Pada Umumnya

Ruaa Digital – Penyakit epilepsi atau ayan merupakan salah satu jenis penyakit yang di karenakan adanya gangguan yang terjadi pada otak yang kemudian menciptakan kejang- kejang yang berulang kali kepada penderita. Tidak akan hanya mengalami kejang-kejang bahkan hingga hilang kesadaran pun juga sanggup terjadi dimana saja dan kapan saja. Untuk penderita yang mengalami Epilepsi, tidak hanya sanggup kejang saja namun penderita juga menekan dan bahkan hingga penderita pun menggigit lidahnya samapi berdarah.

Kemudian epilepsi juga sanggup terjadi dan juga menyerang anak dan biasanya penyakit Epilepsi ini mempunyai jenis isiopatik dan juga simptomatik. Untuk epilepsi isiopatik itu terjadi lantaran adanya pertumbuhan yang tidak normal pada anak. Dan sedangkan pada Epilepsi simptomatik ini akan muncul pada anak yang mempunyai usia tententu dan tanda-tanda dari Epilepsi yang satu ini juga di kaitkan dengan adanya kelainan yang terjadi pada otak. Dan berikut ini yaitu penyebab dan juga tanda-tanda dari epilepsi pada bayi.

Penyebab Epilepsi Pada Bayi

1. Bayi mengalami kekurangan oksigen

2. Gangguan metabolisme

3. konsumsi alkohol yang berlebihan

4. Infeksi pada otak bayi

5. pernah mengalami kecelakaan

Gejala Penyakit Epilepsi Pada Bayi

1. Kejang otot

Untuk tanda-tanda Epilepsi yang pertama dan yang paling sering muncul yaitu kejang pada otot. Dan kejang otot ini terjadi akhir dari gangguan yang terjadi pada saraf yang mana saraf yang akan menstimulasi gerakan otot yang juga mengalami gangguan yang kemudian terjadi kejang otot. Tidak hanya sanggup mengganggu system saraf pada otak namun juga akan mengganggu fungi organ dalam badan lainnya.

2. Gerakan alis

Tidak hanya mengalami kejang sebagai tanda-tanda dari Epilepsi namun gerakan alis juga sanggup di jadikan salah satu tanda-tanda dari Epilepsi atau kejang. Gerakan alis ataupun mata juga sanggup di lihat dari orang yang sudah cukup umur ataupun yang masi anak- anak. Gerakan alis yang secara tiba- datang dan juga terjadi secara berulang- ulang.

3. Gerakan mulut

Untuk tanda-tanda kejang selain gerakan alis yaitu gerakan dari lisan penderita. Akan tetapi, untuk tanda-tanda gerakan lisan ini akan terlihat jikalau masih bayi. Pada bayi, gerakan lisan pada bayi ibarat menghisap susu padahal bayi pun juga tidak menyusu dan juga pengecap selalu memproduksi air liur secara berlebihan.

4. Lengan atas

Gerakan pada lengan yang tidak beratur juga sanggup di artikan sebagai tanda-tanda dari Epilepsi. Gerakan lengan tangan penderita hampir ibarat dengan orang yang akan melaksanakan tinju atau mengulurkan tangan ke depan. Dan untuk seranagn Epilepsi pada bayi ini, bayi juga sanggup memukul- mukul bibirnya sendiri dan meremas bibirnya sendiri yang sanggup kita lihat langsung.

5. Tungkai kaki

Hampir sama dengan tanda-tanda gerakan tangan pada bayi, tanda-tanda yang selanjutnya yaitu gerakan yang terjadi tungkai kaki. Gerakan pada tungkai kaki ini akan melaksanakan gerakan ibarat seseorang yang sedang mengayuh sepeda, dan memang benar adanya jikalau bayi yang terjangkit Epilepsi akan bergantian bergerak ibarat mengayuh sepeda. Kondisi ini memang sedikit aneh, dan itulah sebabnya Anda perlu memriksakan bayi Anda.

6. Terjadi gerakan pada satu sisi badan atau seluruh tubuh

Sebenarnya pada penderita Epilepsi akan mengalami tanda-tanda yang berbeda- beda namun tanda-tanda yang selalu muncul pada semua pendeirtanya yaitu gerakan yang tidak terkendali pada satu sisi badan ataupun juga sanggup meyerang kedua sisi pada tubuh.

7. Kehilangan kesadaran

Hilang kesadaran yaitu salah satu tanda-tanda dari beberapa penyakit yang timbul pada tubuh, namun tak hanya itu saja namun juga sanggup menjadi tanda-tanda dari epilepsi. Untuk bayi yang mengalami kejang memang tidak akan sadar dengan adanya tanda-tanda hingga bayi pun sanggup mengalami hilang kesadaran.

8. Berkemih

Karena kejang mengganggu system saraf yang artinya juga sanggup mengganggu fungsi saraf lainnya. Dan beberapa tanda-tanda kejang juga sanggup di temui pada anak yang tiba- datang saja mengompol yang bersamaan dengan kejang dan keluarnya kencingnya pun tanpa kesadaran dari penderita. Jika kondisi ini terus- menerus terjadi maka akan lebik jikalau Anda segera memeriksakannya kepada dokter anak.

9. Buang air besar

Seperti halnya dengan buang air kecil, untuk tanda-tanda buang air besar ini juga akan terjadi pada penderita tanpa sadar dan buang air besar terjadi pada ketika kejang itu  terjadi. Hal ini terjadi lantaran adanya gangguan pada system saraf yang juga mempengaruhi otot pada usus. Jika sudah hingga pada tahap yang ibarat ini, akan lebih baik jikalau bayi Anda segera melaksanakan pemeriksaan.

Cara Mengobati Epilepsi Pada Bayi

Epilepsi pada bayi rata-rata sanggup kita atasi dengan memperlihatkan obat, namun ingat harus dengan resep dokter. Akan tetapi dalam beberapa kasus epilepsi pada bayi sanggup diatasi dengan perubahan contoh makan, operasi, dan alat penyembuh lainnya. Anda juga sanggup membaca artikel ihwal penyakit lainnya.